Tampilkan postingan dengan label Tasawûf/Irfân. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tasawûf/Irfân. Tampilkan semua postingan

Peran Seni dalam Kehidupan Spiritual

Kamis, 01 Juli 2010


Pendahuluan

Semua manusia pasti sudah mengetahui apa itu kesenian, kesenian lahir dari otak kanan manusia. Dalam keberadaannya seni selalu ditopang dengan adanya kreatifitas manusia itu sendiri dalam berekspresi, sehingga menimbulkan apresiasi-apresiasi tertentu yang diberikan oleh manusia yang menikmati karya seni itu. Akan tetapi pernahkah ada yang memahami bahwa sebenarnya kesenian itu juga merupakan salah satu sarana untuk mendekatkan diri kita kepada Tuhan? Dalam perkembangannya seni pada hakikatnya terbagi menjadi empat dan terpilah-pilah menjadi beberapa corak, salah satunya adalah the sacred art/seni sakral. Seni sacral inilah yang mempengaruhi manusia untuk lebih dekat kepada Tuhannya. Seperti apakah seni sacral itu? Apa perbedaan antara seni sacral, seni profane, seni agama dan seni tradisional? Dalam makalah ini kajian tersebut akan dibahas atau dijelaskan secara mendalam.

print this page Print this page

Relasi Antara Cinta Kepada Tuhan dan Cinta Kepada Sesama

Kamis, 22 April 2010


Pendahuluan

Kita ketahui bahwa esensi agama bukanlah hanya bersifat bathin saja, akan tetapi juga bersifat dhohir. Agama tidak hanya mengajarkan aspek ubudiyyah saja, akan tetapi agama juga mengajarkan kepada kita tentang pentingnya kehidupan yang dituangkan dalam kegiatan bermasyarakat atau bersosial. Dua aspek tersebut, umunya dinamakan sebagai habl min allah dan habl min al-nâs. Dalam agama-agama kedua hal ini sangat ditekankan, khususnya dalam Islam. Bahkan jikalau salah satu dari keduanya ada yang tidak teraplikasi, maka bisa dikatakan bahwa keberagamaannya tidak lengkap atau sempurna.

Di dalam Islam, kedua hal ini sangat dijadikan tolok ukur keberhasilan seseorang dalam merengkuh kebaikan. Akan tetapi karena secara fitrah keduanya bersifat personal, dalam artian hanya diri kita sendiri yang dapat menggalakkannya. Melihat pada aspek habl min allah, maka sudah pasti dapat dikatakan bahwa semua disiplin ilmu dalam Islam menyinggungnya, akan tetapi menyikapi pada habl min al-nâs, maka pembahasan ini lebih ditekankan pada disiplin ilmu akhlak. Akan tetapi bukan berarti disiplin ilmu lainnya tidak menyinggung pada diskursus ini. Kita lihat pada filsafat misalnya, pembahasan tentang habl min al-nâs tercurahkan pada salah satu cabang teoritisnya yaitu pada pembahasan moral manusia.

print this page Print this page

Wahdatul Wujud, Serta Perbedaan Teori Wujud Sufi dan Teori Wujud Filosof

Kamis, 21 Januari 2010


Pendahuluan

Pembahasan tentang Tuhan sungguh telah menjadi pembahasan yang tiada habisnya. Dalam setiap zaman Tuhan selalu ingin diketahui oleh makhluk-Nya, hal ini berangkat dari fitrah manusia yang mempunyai rasa ingin tahu dan rasa apresiasi yang tinggi. Maka atas itu, muncullah macam-macam disiplin ilmu yang membahas tentang Tuhan. Seperti contohnya Filsafat dan Tasawuf yang masing-masing memiliki metode yang berbeda dan sudut pandang yang berbeda, akan tetapi memulai start tentang pembahasan Tuhan dalam tempat yang sama, yakni dari bahasan wujud.

print this page Print this page

Makna Syari'ah, Thariqah, Haqiqah dan Ma'rifah

Kamis, 09 Juli 2009

Pendahuluan
Syariat diibaratkan bagai sebuah mobil, syariat tidak bisa berjalan menjajaki jalanan tanpa adanya empat buah ban yang terpasang dibawahnya. Maka ban itu dimaknai merupakan sebuah sarana untuk memberjalankan syariat yang dinamakan thariqah. Akan tetapi ketiadaannya sebuah destination atau tujuan untuk merengkuh apa yang telah dicita-citakan adalah sebuah kesia-siaan belaka. Oleh karena itu dibutuhkan seorang sopir atau seorang mursyid untuk dapat membimbing kita agar dapat berjalan kepada perjalanan tersebut dengan pemahaman/haqiqah yang sejati dan menuai ma’rifah Tuhan yang sebenarnya.

print this page Print this page

 
 
 

Followers