Pendahuluan
Dalam bukti perkembangan ilmu pengetahuan, bagai sendok yang selalu bergandengan dengan garpu, konon filsafat juga selalu mempunyai andil dalam memberikan pondasi-pondasi teori pengetahuan, sehingga dikatakan filsafat menjadi topangan suatu pengetahuan tersebut untuk berpijak. Seperti contoh tentang pemahaman tentang diri manusia yang berderivasi ke dalam ilmu-ilmu yang bersifat psikis dan realitas alam sekitar yang terderivasi ke dalam ilmu-ilmu yang bersifat scientist. Kesemuanya mulanya lahir dari teori-teori filsafat. Begitu banyaknya pengaruh filsafat, sampai-sampai segala macam ilmu dapat dipahami dan diurai melalui pembahasan filsafat.
Pengaruh filsafat yang kian jelas dalam ilmu pengetahuan ini tentunya tidak akan akan terjadi jika perkembangan filsafat untuk meluas ke seluruh dunia terhambat atau bahkan tidak berkembang sama sekali. Filsafat yang pada awalnya lahir di dalam atmosfer kehidupan masyarakat Yunani yang dikembangkan oleh filosof Yunani kuno seperti Socrates, Plato dan muridnya Aristoteles menjadi momok yang sangat jelas bagi masyarakat di sekitarnya seperti kaum sofis dan lainnya dan pada akhirnya ajaran filsafat menang dan berkembang pesat di Yunani.







